Hujan Sudah Mulai Turun

2009 Agustus 27
by Kombor

Hujan sudah mulai turun.. Mudah-mudahan air kehidupan melimpah kembali. Kemarin malam, saat saya pulang dari kantor, hujan mengakhiri ritual saya menutup pintu pagar. Begitu pintu pagar tertutup, titik-titik air jatuh dari langit membasahi tanah yang kehausan dan menyegarkan daun-daun tanaman dalam pot di depan rumah yang sudah tiga hari tidak disiram. Siang hari ini pun hujan turun lebat. Segar rasanya, walaupun iklan sekolah gratis sudah tidak pernah tayang lagi di televisi dan anak-anak harus memfotokopi buku pelajaran sekolah untuk sarana belajarnya.

Entahlah, apakah iklan sekolah gratis itu hanya eksperimen untuk mengibuli penduduk untuk memilih presiden, atau benar-benar akan dibumikan untuk rakyat Indonesia. Soal kejujuran penguasa, itu bukan ranah kita untuk menanyakannya karena bisa-bisa kita malah kena pasal pencemaran nama baik nantinya. Apalagi ini bulan puasa, bulan larangan untuk memancing. Bukan memancing ikan melainkan memancing perkara. Bulan puasa adalah bulan kita untuk sekolah sabar. Kita harus tetap sabar walaupun ada 3 pulau yang sudah dijual dengan harga murah sekali dan penghinaan Malaysia atas Lagu Indonesia Raya. Oh MalaysiaJaga attitudemu!

Hujan sudah turun. Mudah-mudahan hujan turun di mana-mana sehingga desaku di mana gubukku ada tidak lagi kering. Namun, apabila hujan belum turun, kita jangan menyerah. Jangan sia-siakan waktumu untuk berkeluh kesah karena ini masalah jatidiri bangsa. Kita adalah bangsa yang punya jatidiri walaupun produk budaya kita sering dicuri tetangga. Oleh karena itu, alih-alih berkeluh kesah, kita harus belajar menerima perubahan. Ya, iklim sedang berubah karena pengarus pemanasan global. Akibatnya, pergantian musim pun menjadi tidak tentu. Saat sudah waktunya hujan, ternyata kemarau yang kerontang belum mau pergi. Sebaliknya, ketika sudah waktunya kemarau, hujan masih ingin membasahi daratan. Marilah bangkit karena kita harus mengembalikan jatidiri bangsa.

Puasa adalah waktunya melakukan refleksi diri. Ada yang merasa pengabdiannya baru separuh perjalanan. Ada yang mohon ijin. Ada yang memberi untuk kehidupan. Ada yang belajar puasa. Di seputar ramadhan ini marilah kita berdoa karena Allah akan memberikan jawaban dari sebuah pengharapan. Keutamaan bulan Ramadhan adalah setiap doa insya’ Allah akan menjadi doa yang terkabul. Doa orang yang puasa dalah doa yang makbul. Karena itu, marilah kita mengajak anak berpuasa. Yang perempuan biarlah kelak ia menjadi wanita suci. Yang laki-laki biarlah kelak ia menjadi penegak agama dan pembela umat. Insya Allah kita nanti tidak akan menang dengan tangan hampa.

Marilah kita http://metamarsphose.blogspot.com/teropong langit dan kita cari tahu apakah hujan kemarin malam dan tadi siang itu menjadi tanda bahwa musim penghujan memang sudah akan tiba.

16 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Agustus 27

    Alhamdulillah….,
    di kampung saya masih tergolong kemarau…
    sawah tadah hujan seperti lapangan bola berhias hijaunya tanaman kacang ijo…
    sungguh sebutir yang tertanam berbuah ratusan ribuah bahkan jutaan butir kacang ijo…
    ini karena petani sangat husyu’ merawat tanamannya…
    ini karena Allah SWT begitu Maha Pemurah, bukan?

    Hujan… jangan dulu turun sebelum mereka memetik buah jerih payah….
    untuk bisa membuat sepiring bubur kacang ijo di akhir ramadhan….

  2. 2009 Agustus 27

    wah dijogja blom ujan tuh….

  3. 2009 Agustus 27

    alhamdulillah kalau hujan sudah turun, mas arif. di kendal sama sekali belum ada tanda2 hujan akan turun, lebih2 di grobogan, tanah kelahiran saya. perasaan saya jadi miris saat pulkam menjelang ramadhan kemarin. sawah dan ladang sudah retak. para penduduk juga sdh mulai antre cari air kehidupan.

  4. 2009 Agustus 27

    hebad mas… susah bikin tulisan yang bisa ngelink kemana mana dan semua berhubungan dan ada arti saling kait mengkait
    dua jempol untuk bang kombor deh

  5. 2009 Agustus 28

    maksute ditebeli tulisane iki ben piye kang kombor? :D
    pasti capek dunk kalo dilink segitu banyaknya.

    yah, semoga dengan puasa kita bisa lebih berhati-hati dalam bertindak

  6. 2009 Agustus 28

    hujan untuk kehidupan lbih baik smga tuh….bulan puasa yang dinaungi beberapa permasalahan negara yang begitu rumit fiuuhhh:D

    salam knal kang :D

  7. 2009 Agustus 29

    sip, tulisan yang unik. sangat unik.

  8. 2009 Agustus 30

    Kalo di kampung saya belum ada hujan sama sekali, dan saya merasa bersyukur,
    karena keadaan rumah saya sedang diperbaiki, jadi kalo hujan turun ya malah jadi repot.
    Malasyia memang gak tau diri ya, masak menghina indonesia negara miskin, padahal kan malasyia sendiri yang miskin, buktinya mereka mencuri budaya indonesia.
    Iklan Gratis

  9. 2009 September 2

    selain hujan juga gempa yang baru saja terjadi 1 jam yg lalu…

  10. 2009 September 2

    aku naksir gambare :D

  11. 2009 September 2

    mantab sekali beklingnya… :D

  12. 2009 September 2

    maju terus kang… pompa… :D

  13. 2009 September 3

    wah ngelink banyak banget..
    kayaknya ngelink juga ke blogku
    weh..hujan adalah rezeki
    tapi sekarng belum waktunya masuk musim hujan..

  14. 2009 September 4

    di tempat saya hujan tidak menentu terkadang sehari hujan sehari panas, terkadang di RW sebelah hujan disini tidak :)
    selamat menunaikan ibadah shaum

  15. 2009 September 8

    Mau ikut hujan2an…

  16. 2009 September 10

    Wah… ikutan terkenal gara2 buku fotokopian Nanin… :-)
    Kang!… mendung tak berarti hujan, dan hujan di musim kemarau juga tidak berarti datangnya musim hujan…
    Itungan mangsa wis ngaco… mungkin karena pencemaran yang semakin menggila…

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS