Bubarkan Saja KPK

16 September 2009
tags:
by Kombor

Bubarkan saja KPK. Ngapain cuma membuat KPK itumenjadi lemah, menjadi macan ompong dengan mengebiri wewenang penuntutannya? Bukankah wewenang penuntutan itu yang membuat KPK berprestasi? Kejaksaan umurnya sudah hampir setua Republik ini tetapi kinerjanya dalam memberantas korupsi hanya dapat diacungi dengan dua jempol saja. Itu pun dua jempol teracung ke bawah, bukan ke atas. Polisi juga, umurnya sudah setua Republik ini. Akan tetapi, kinerjanya dalam melakukan penyelidikan perkara korupsi hanya sebelas – dua belas dengan Kejaksaan. Baik kejaksaan maupun kepolisian, impoten untuk memenjarakan konco-konconya yang terlibat tindak kejahatan. Kejahatan apa pun, tidak harus korupsi. Kehakiman? Wah… ini sih lanjutannya, sebelas, dua belas, tiga belas.

Dus, nggak usah banyak-banyak alasan. Nggak usah pembahasa RUU Tipikor dilanjutkan. Baik pemerintah maupun DPR toh sudah jelas secara tarwaca kelihatan di permukaan sebagai pihak-pihak yang tidak ingin KPK kuat. Ingat, bahkan Presiden SBY pun pernah mengeluhkan KPK yang menjadi superbody.

Bubarkan saja KPK, nggak cukup kalau hanya dilemahkan. Nggak cukup kalau hanya dikebiri wewenang penuntutannya. Sudah jelas kok gelagatnya bahwa mereka-mereka itu terkesiap dengan prestasi KPK yang bisa memenjarakan siapa saja. Kepala Daerah, anggota DPR, pejabat Pemerintah Pusat, …

Bubarkan saja KPK, atau marilah kita caci maki DPR yang membahas UU Tipikor keluar dari substansi masalahnya itu. Hal yang tidak terdapat dalam daftar inventarisasi masalah malah dijadikan bahasan pokok. Cuih!

3 Tanggapan leave one →
  1. 17 September 2009

    nah, sikap gerindra sendiri gimana kang, salam kenal

    • 18 September 2009

      Saya tidak tahu sikap resmi Gerindra soal ini. Mungkin para pengurusnya sedang pada cuti. Terhadap pemberantasan korupsi, sikap saya independent.

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Scenario Planning Sang Buaya « Blog Kang Kombor

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS